Postingan

Menampilkan postingan dengan label Live Positively

Bersabarlah Diri

Halo,,, Setelah sekian lama ga ngeblog, akhirnya hari ini sempat nulis blog lagi,, 😄 Yes kesibukan kantor sekarang menguras waktuku, sampai-sampai ga sempat ngeblog lagi,, hahaha,, bukan sok sibuk tapi memang tuntutan target pekerjaan,, btw saya nda mau bahas lebih lanjut lagi masalah kerjaan disini,, tambah stres nanti,,😀 Okey lanjut,,, Bicara mengenai "Sabar" memang tidak mudah,, karena bersabar tidak akan cukup dengan bersabar saja tapi harus sejalan dengan "Ikhlas",, Namanya juga dunia, pasti setiap orang punya masalah,, soal bersabar dan ikhlas bukanlah hal mudah,, apalagi kalau lagi ditimpa masalah, terutama masalah cinta,, (pengalaman penulis,, hahaha),, okelah lanjut,, Ada beberapa caption yang saya sukai mengenai sabar dan ikhlas diantaranya : "Bersabarlah sebanyak-banyaknya karena Allah cinta kepada orang-orang yang sabar" " Kendalikan hati dengan terus mengajarkannya bersabar, hingga kita sendiri lupa bahwa didzalimi itu sungg...

Berlebihan Dalam Bekerja

Kali ini saya ingin membahas tema “Berlebihan Dalam Bekerja”,, Saya terinspirasi karena melihat iklan pada salah satu stasiun televisi yang menyiarkan berita 24 jam,, yang muncul dalam benak saya, “Begitu besarkah pengaruh uang dan jabatan sehingga banyak orang yang berjuang sampai 24 jam untuk bekerja? Ataukah memang sangat senang pada pekerjaan itu sampai rela 24 jam bekerja? Padahal kalau dipikirkan kembali, uang, jabatan, dan kesenangan yang mereka dapatkan tidak akan sebanding dengan kesehatan yang mereka dapatkan saat ini” yup itulah yang ada dibenakku saat meihat iklan itu,,  Saya juga tiba-tiba ingat kasus Dita Miran, copy writer yang meninggal karena lembur 30 jam,, wow,, hebat sekali,, jujur saya juga pernah sich tidak tidur 25 jam waktu kuliah dulu karena kerja tugas gambar teknik, :D tapi sehabis itu saya berusaha untuk tidak pernah melakukannya lagi karena yang kurasakan saat itu adalah kondisi badanku menurun drastis dan saya rasa sangat berbahaya bagi keseha...

STOP GALAU!

Nih kata jujur bikin jengkel kadang-kadang, paling tidak suka sebenarnya dengar satu kata ini, tapi tidak tahu kenapa ngetrend banget,, kadang-kadang nih kata bikin saya ikut "galau" juga kalau ngeliatnya,, hehe,, Ya buat yang galau, saya punya tips versiku sich,, *berdasarkan pengalaman,, :D,, semoga bermanfaat ya!! ^^,, ok let's check : 1. JANGAN DENGARKAN LAGU SEDIH!     Hm,, kalau lagi sedih, patah hati atau sejenisnya, jangan dengarkan lagu sedih deh! kegalauan hati bisa bertambah,, hehe,, kalau saya sich saranin, mending cari lagu yang bikin semangat! yang bisa bikin kamu bangkit dari rasa galau,, biar tidak terlalu meratapi keadaan yang ada dengan mengingat-ingat terus yang sudah lalu,, ingat,, sesedih apapun kita hari ini, semuanya akan berlalu, seberat apapun cobaan hari ini bikin sedih kamu, tidak selamanya kamu akan sedih!! bangkitlah, jangan merusak masa depanmu dengan terus memikirkan masa yang telah kamu jalani dan memang harus kamu jalani!! 2. POS...

Sebelum Kita Mengeluh

1. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali. 2. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan. 3. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan. 4. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk di dalam hidupnya. 5. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu, pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Allah untuk diberikan teman hidup. 6. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat. 7. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul. 8. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, pikirkan tentang orang-orang ...

Lampu Merah

Dari kejauhan, lampu lalu-lintas di perempatan itu masih menyala hijau. Mike segera menekan pedal gas kendaraannya. Ia tak mau terlambat. Apalagi ia tahu perempatan di situ cukup padat sehingga lampu merah biasanya menyala cukup lama. Kebetulan jalan di depannya agak lenggang. Lampu berganti kuning. Hati Mike berdebar berharap semoga ia bisa melewatinya segera. Tiga meter menjelang garis jalan, lampu merah menyala. Mike bimbang, haruskah ia berhenti atau terus saja. “Ah, aku tak punya kesempatan untuk menginjak rem mendadak,” pikirnya sambil terus melaju. Prit!!! Di seberang jalan seorang polisi melambaikan tangan memintanya berhenti. Mike menepikan kendaraan agak menjauh sambil mengumpat dalam hati. Dari kaca spion ia melihat siapa polisi itu. Wajahnya tak terlalu asing. Hey, itu kan Jack, teman mainnya semasa SMA dulu. Hati Mike agak lega. Ia melompat keluar sambil membuka kedua lengannya. “Hai, Jack. Senang sekali ketemu kamu lagi!”...

Never Ever Give Up

Tahun 1986 di New York diadakan lomba marathon internasional yang diikuti oleh ribuan pelari dari seluruh dunia. Lomba ini mengambil jarak 42 kilometer mengelilingi kota New York. Jutaan orang dari seluruh dunia ikut menonton acara tersebut melalui puluhan televisi yang merelainya secara langsung. Ada satu orang yang menjadi pusat perhatian di lomba tersebut, yaitu Bob Wieland. Bob adalah seorang veteran perang Amerika, dan dia kehilangan kedua kakinya karena terkena ranjau saat perang di Vietnam. Untuk berlari, Bob menggunakan kedua tangannya untuk melemparkan badannya ke depan. Dan lomba pun dimulailah. Ribuan orang mulai berlari secepat mungkin ke garis finish. Wajah-wajah mereka menunjukkan semangat yang kuat. Para penonton tak henti-hentinya bertepuk tangan untuk terus mendukung para pelari tersebut. 5 kilometer telah berlalu. Beberapa peserta nampak mulai kelelahan dan mulai berjalan kaki. 10 kilometer telah berlalu. Di sini mulai nampak siapa yang mempersiapkan diri dengan ba...

3 x 8 = 23

Yan Hui adalah murid kesayangan Confusius yang suka belajar, sifatnya baik. Pada suatu hari ketika Yan Hui sedang bertugas, dia melihat satu toko kain sedang dikerumunin banyak orang. Dia mendekat dan mendapati pembeli dan penjual kain sedang berdebat. Pembeli berteriak: "3x8 = 23, kenapa kamu bilang 24?" Yan Hui mendekati pembeli kain dan berkata: "Sobat, 3x8 = 24, tidak usah diperdebatkan lagi". Pembeli kain tidak senang lalu menunjuk hidung Yan Hui dan berkata: "Siapa minta pendapatmu? Kalaupun mau minta pendapat mesti minta ke Confusius. Benar atau salah Confusius yang berhak mengatakan". Yan Hui: "Baik, jika Confusius bilang kamu salah, bagaimana?" Pembeli kain: "Kalau Confusius bilang saya salah, kepalaku aku potong untukmu. Kalau kamu yang salah, bagaimana?" Yan Hui: "Kalau saya yang salah, jabatanku untukmu". Keduanya sepakat untuk bertaruh, lalu pergi mencari Confusius. Setelah Confusius tahu duduk pers...

Mati Kedinginan

Di sebuah perusahaan angkutan ada seorang pegawai, namanya Nick. Dia sangat rajin bekerja dan sangat bertanggung jawab. Tetapi dia mempunyai satu kekurangan, yaitu dia tidak mempunyai harapan apapun terhadap hidupnya, dia melihat dunia ini dengan pandangan tanpa harapan sama sekali. Pada suatu hari semua karyawan bergegas untuk merayakan ulang tahun bos mereka, semuanya pergi berangkat dengan cepat sekali. Yang paling tidak sengaja adalah, Nick terkunci di sebuah mobil pengangkut es. Nick berteriak, memukul pintu dengan keras, semua orang di kantor sudah pergi merayakan ulang tahun bosnya, maka tidak ada yang mendengarnya. Tangannya sudah merah dan bengkak-bengkak memukul pintu mobil itu, suaranya sudah serak akibat berteriak terus, tetapi tetap tidak ada orang yang mempedulikannya, akhirnya dia duduk di dalam sambil menghelakan nafas yang panjang. Semakin dia berpikir semakin dia merasa takut, dalam hatinya dia berpikir: dalam mobil pengangkut es suhunya pasti di bawah 0 derajat, kala...

Jangan Membuat Masalah Kecil Menjadi Masalah Besar

Ni hari aku pengen share sedikit,, how to not sweat small stuff,, alias bagaimana cara untuk tidak memusingkan hal-hal kecil,, yah emang sich, nda dipungkiri, sebagian besar kita manusia sering atau bahkan selalu memusingkan hal-hal kecil,, *termasuk saya,, namanya juga manusia,, hehehe,, sekarang saya mau berbagi tips nih biar kita nda terlalu memikirkan hal-hal tidak penting: 1. Belajar untuk hidup di masa sekarang Kita selalu mencemaskan tentang apa yang akan terjadi ke depannya,, coba bersikap sedikit rileks,, sadari apapun yang terjadi kemaren telah lewat dan apa yang terjadi ke depan, ga ada yang akan tahu kecuali Allah SWT,, :),, intinya bersikap realistis,, 2. Belajar menjadi orang yang lebih sabar Belajar bersabar akan membuat kita menerima hidup apa adanya, bukan semakin memaksakan hidup ini persis dengan apa yang kita kehendaki,, 3. Bersyukur dan berbahagialah dimanapun Anda berada Syukuri apa yang kau dapatkan sekarang,, tidak usah menunda-nunda kebahagiaan de...

Tukang Becak Paling Mulia Di Dunia

Gambar
Kisah Bai Fang Li ini saya harap menjadi pelajaran hidup bagi kita semua untuk saling membantu sesama kita yang kesusahan, walaupun hidup serba pas-pasan tetapi tetap membantu orang tanpa pamrih.  Tak perlu menggembar-gemborkan sudah berapa banyak kita menyumbang orang karena mungkin belum sepadan dengan apa yang sudah dilakukan oleh Bai Fang Li. Kebanyakan dari kita menyumbang kalau sudah kelebihan uang. Jika hidup pas-pasan keinginan menyumbang hampir tak ada. Bai Fang Li berbeda. Ia menjalani hidup sebagai tukang becak. Hidupnya sederhana karena memang hanya tukang becak. Namun semangatnya tinggi. Pergi pagi pulang malam mengayuh becak mencari penumpang yang bersedia menggunakan jasanya. Ia tinggal di gubuk sederhana di Tianjin, China. Ia hampir tak pernah beli makanan karena makanan ia dapatkan dengan cara memulung. Begitupun pakaiannya. Apakah hasil membecaknya tak cukup untuk membeli makanan dan pakaian? Pendapatannya cukup memadai dan sebenarnya bisa membuatnya hidup lebih l...

Makna Pensil

Seorang Cucu bertanya kepada Neneknya yang sedang asyik menulis :“nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? Atau tentang aku?” mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya, “sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu pensil yang nenek pakai. Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti”, ujar si nenek lagi. Mendengar jawaban ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali kepada si nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai. “tapi nek, sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya”, ujar si cucu. Si nenek kemudian menjawab, “itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil ini. pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini”, si nenek kemudian menjelaskan 5 kualitas dari sebuah pensil. Pertama...

Tempayan Yang Retak

Kebetulan buka kaskus,, dapat cerita bagus jadi posting aja sekalian,, ^^,, semoga bermanfaat!! Seorang tukang air memiliki dua tempayan besar, masing-masing bergantung pada kedua ujung sebuah pikulan yang dibawa menyilang pada bahunya. Satu dari tempayan itu retak, sedangkan yang satunya lagi tidak. Jika tempayan yang tidak retak selalu dapat membawa air penuh setelah perjalanan panjang dari mata air ke rumah majikannya, tempayan yang retak itu hanya dapat membawa air setengah penuh. Selama dua tahun hal ini terjadi setiap hari, Si tukang air hanya dapat membawa satu setengah tempayan air ke rumah majikannya. Tentu saja si tempayan yang tidak retak bangga akan prestasinya karena sudah melaksanakan tugasnya dengan sempurna. Namun si tempayan yang retak itu merasa malu akan ketidaksempurnaannya dan merasa sangat sedih karena ia hanya bisa memberikan setengah porsi yang seharusnya dapat ia berikan. Setelah dua tahun tertekan akan kegagalan pahit ini, tempayan retak itu berkata pada s...

Kakek Berusia 10 Tahun

Dikisahkan, di bawah sebuah pohon yang rindang, tampak sekelompok anak-anak sedang menyimak pelajaran yang diberikan oleh seorang guru. Di antara anak-anak itu, terlihat seorang kakek duduk di sana. Seusai pelajaran, seorang pemuda dengan penasaran menghampiri dan bertanya kepada si kakek, “Kek, apakah kakek seorang guru?” “Bukan…, aku bukan seorang guru. Aku juga sedang belajar, sama dengan anak-anak itu.” “Lho, memangnya, berapa umur kakek?” “Umur kakek tahun ini, tepat 10 tahun.” “Ah…, kakek bercanda! Perkiraanku, umur kakek sudah 70 tahunan…” “Ha ha ha, tebakanmu benar! Bila dihitung dari saat kakek lahir hingga kini, umur kakek memang 70 tahun. Tetapi, 60 tahun yang telah dilewati jangan dihitung. Yang benar-benar dapat dihitung adalah kehidupanku sepuluh tahun terakhir ini.” Si pemuda menunjukkan wajah kebingungan. Ia pun bertanya, “Apa artinya, Kek?” Sambil menghela napas panjang si kakek menjawab, “Sejak kecil sampai usia 20 tahun, yang seharusnya waktu terbaik ...

Nasihat Bijak

Ngutip beberapa postingan dari Pak Mario Teguh di facebook untuk mengingatkan pada arah-arah positif,, salah satu postingannya yang paling saya suka adalah ini: Orang berkualitas yang dibayar rendah, bagai emas yang diperlakukan seperti kuningan, karena penampilannya yang belum indah. Maka berhati-hatilah dengan cara Anda mendandani dan membawa diri Anda. Karena, Emas yang salah taruh, akan dikira kuningan. dan yang ini: Orang muda harus jatuh cinta ... sejatuh-jatuhnya, patah hati sepatah-patahnya, tertawa, marah, sedih, rajin, dan malas se-crazy-crazy-nya, tetapi, engkau harus segera bangkit, mendewasa, berdiri gagah, dengan bekas-bekas luka yang indah di wajah dan dadamu, dan dengan anggun dan berwibawa, katakanlah .. Dengan kewenangan yang diberikan oleh Tuhan kepadaku, dengarlah ini ... AKULAH PENENTU KEBESARAN HIDUPKU SENDIRI. Like banget!!! ^_^

10 Nasehat Bijak Albert Einstein

Ini hasil copas ji jg dari http://terselubung.blogspot.com/2011/11/10-nasehat-bijak-einstein-tentang-hidup.html ,, semoga bermanfaat!! :) 1. Buntuti Terus Rasa Ingin Tahu Anda "Saya bukan memiliki bakat khusus. Hanya selalu menikmati rasa ingin tahu saja." Membaca kutipan Einstein di atas membuat kita bertanya-tanya. Seperti apa rasa ingin tahu itu? Saya selalu bertanya-tanya mengapa ada orang sukses, sementara banyak lainnya gagal? Karena itu banyak-banyaklah menghabiskan banyak waktu membaca banyak bahan. Mencari tahu koneksi berbagai hal terhadap kata 'sukses'. Mengejar jawaban rasa ingin tahu Anda adalah kunci rahasia kesukesan. 2. Tekun itu Tak Ternilai "Saya bukannya pintar, boleh dikatakan hanya bertahan lebih lama menghadapi masalah." Bayangkan seekor kura-kura di tengah rimba gunung, sementara dia ingin menuju pantai. Atau, apakah Anda setekun tunas mangga terus-menerus bertumbuh, berkembang sehingga akhirnya berbuah? Ada ungkapan b...

10 Penawar Racun Pada Diri Yang Sering Tidak Disadari

Hasil copas tapi smoga berguna,, Racun pertama : Suka Menghindar Gejala : Lari dari kenyataan, mengabaikan tanggung jawab, padahal dengan melarikan diri dari kenyataan, kita hanya akan mendapatkan kebahagiaan semu yang berlangsung sesaat. Penawar : Realitas Berhentilah menipu diri. Jangan terlalu serius dalam menghadapi masalah karena rumah sakit jiwa sudah dipenuhi pasien yang selalu mengikuti kesedihannya dan merasa lingkungannya menjadi sumber frustasi. Jadi, selesaikan setiap masalah yang dihadapi secara tuntas dan yakinilah bahwa segala sesuatu yang terbaik selalu harus diupayakan dengan keras. Racun kedua : Ketakutan Gejala : Tidak yakin diri, tegang, cemas yang antara lain bisa disebabkan kesulitan keuangan, konflik perkawinan, problem seksual, dll. Penawar : Keberanian Hindari menjadi sosok yang bergantung pada kecemasan. Ingatlah, 99 persen hal yang kita cemaskan tidak pernah terjadi. Keberanian adalah pertahanan diri paling ampuh. Gunakan analisis intelektual dan ca...